Kamis, 10 Mei 2018

Explore Cirebon #Part 1

wong Cerbon Jeh !



Cirebon adalah kota kelahiran saya. Tempat saya tumbuh dan berkembang, pertama kali mengenyam pendidikan, sebelum akhirnya hijarah ke ibukota menempuh pedidikan di tingkat universitas. Cirebon kota dengan sejuta cinta dan cerita.

Cirebon terletak di perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah, maka tak heran sebagai kota yang letaknya strategis diantara kedua provinsi tersebut, Cirebon sering disinggahi oleh banyak orang yang akan bepergian di kedua provinsi tersebut

Cirebon merupakan salah satu kota yang tidak terlalu besar di Jawa Barat. Luas kota Cirebon hanya 37,54 km2. Cirebon merupakan daerah strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Lokasinya yang ada di wilayah pantai menjadikan Cirebon memiliki wilayah daratan yang lebih luas daripada wiayah perbukitan.



Cirebon juga dikenal dengan sebutan kota udang dan kota wali. Kenapa disebut kota udang? Karena udang adalah salah satu hasil perikanan terbesar di Cirebon. Kemudian kenapa Cirebon disebut kota wali? Karena pada zaman dulu Cirebon menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam oleh salah satu wali songo yaitu Syarif Hidayatullah atau yang kita kenal dengan nama Sunan Gunung Jati. Selain kota udang dan kota wali, Cirebon juga disebut dengan kota Grage yang artinya dalam bahasa Jawa Cirebon adalah kerajaan yang sangat luas.

Nama Cirebon sendiri berasal dari kata caruban yang dalam bahasa sunda berarti campuran. Nama tersebut merupakan penggambaran Cirebon yang terdiri dari berbagai suku dan budaya yang bercampur menjadi satu. Cirebon terdiri dari campuran suku dan budaya Sunda, Jawa, Tionghoa, dan Arab. Inilah alasan kenapa keturunan orang Cirebon biasanya unik-unik, ada yang halus, keras, sipit, pesek, mancung, dll. Kata Cirebon sendiri dapat ditelusuri lewat bahasanya yaitu Ci dan Rebon. Ci dalam bahasa Sunda berarti air, sedangkan rebon dalam bahasa Jawa berarti udang kecil bahan pembuat terasi. 

Walaupun secara administratif Cirebon terletak di Jawa Barat, tapi Cirebon berbeda dari kebanyakan kota lainnya yang ada di Jawa Barat. Biasanya kota lain di Jawa Barat berkomunikasi dengan menggunakan bahasa sunda, sedangkan Cirebon mempunyai bahasa sendiri yaitu bahasa jawa Cerbon. Bahasa jawa cerbon ini berbeda dengan bahasa jawa pada umumnya. Bahasa tersebut digunakan sebagian besar masyarakatnya dalam melakukan komunikasi sehari-hari. Sedangkan sebagian kecil masyarakat lainnya berkomunikasi menggunkan bahasa Sunda, termasuk saya. hal tersebut disebabkan karena daerah tempat saya tinggal yaitu Cirebon Selatan berbatasan langsung dengan Kota Kuningan. Sehingga secara tidak langsung kultur dan bahasa lebih dominan ke arah Sunda. Tapi bukan berarti saya tidak mengerti bahasa jawa cerbon. Tentu saja saya mengerti dan faham ketika ada yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa cerbon, akan tetapi memang untuk pengucapannya sedikit kagok dan kaku. Karena memang dalam keseharian saya menggunakan full bahasa Sunda. Jadi kalau ada yang bertanya saya ini orang Jawa atau Sunda, saya sendiri bingung menjawabnya.

Menurut kalian saya ini orang Jawa atau Sunda? Loh
Hahahaa tolong bantu jawab yaaaa..... 

Di postingan selanjutnya akan membahas lebih lanjut tentang kuliner dan pariwisata apa aja sih yang ada di Cirebon????



Tidak ada komentar:

Posting Komentar