kamu menangis?
Lihat apa yang aku bawa, ini untukmu🌹🍫
aku tidak suka ada tetesan airmata di pipimu. Maafkan untuk hal sepele kemarin, aku hanya terlalu lelah, sampai tak bisa melihatmu yang sedang menginginkan perhatian itu.
El, maafkan aku. Saat itu ada banyak laporan yang harus aku selesaikan, mendadak jadwal latihanku pun berubah, pikiranku kacau sehingga membuat hal itu terlupakan.
Hey Elisa, ayo bicaralah, katakan sesuatu. Jangan buat aku tambah bingung dengan jurus diammu itu.
**
Aku tidak marah, hanya saja aku pun terlalu lelah sepertimu. Bukankah kau yang memintaku menunggu di sisi bukit kecil itu? berjanji untuk menemuiku di sana. Bukankah begitu Alvaro?
kamu tau?
Aku menunggumu hingga senja datang, namun ia tak lama bersamaku. Senja lebih memilih hilang bersama langit yang menghitam. Seakan berganti tugas, rintik hujan yang kemudian menemaniku.
Al, kau dimana?
Hari ulangtahunku, layaknya senja kau hilang tanpa kabar. terimakasih untuk kejutan besar ini. aku mengerti itu, aku ingin selalu mengerti kamu.
Hey Alvaro, ayo bicaralah, katakan sesuatu. Jangan buat aku tambah bingung dengan jurus diammu itu.
*Jakarta, 8 April 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar