Kamis, 19 April 2018

Sedih, Banyak Bahagianya..

Dia, adik bungsu dari mamaku. Aku banyak tau jenis body lotion, dan vitamin kulit darinya. Tidak kemayu, hanya perhatiannya memang berlebih pada penampilan.
Usia kami terpaut tidak terlalu jauh, berbeda 5 tahun menjadikan kami begitu dekat layaknya kakak beradik, teman, bahkan tak jarang kami sering dianggap sebagai pasangan.
Pernah sekali, aku di labrak seorang perempuan yang mengaku sebagai pacarnya. Katanya cemburu, melihatku berboncengan dengannya. Dan ternyataaaaa... hey mba, saya keponakannya 😂😂😂

Setelah bapak tidak peduli, dan kakek pergi, dia adalah sosok penyelamat serta pembangkit semangat. Penyambung jalan untukku bisa melanjutkan pendidikan di kampus negeri Rawamangun, yang insyaallah segera tamat.

**
Kini, sosok yang selama ini aku anggap abang, tempat bertukar pikiran mengenai pendidikan, tempatku menggantung harapan, dan tentu saja tempat minta uang jajan.
Nyaris tak percaya, sosoknya yang pecicilan, kini telah mampu mengucapkan akad dan berani meminang seorang wanita yang menjadi pilihan.

Kini prioritasnya telah berubah. Sungguh, aku pasti akan sangat merasa kehilangan. Namun aku percaya, pernikahan ini bukanlah sebuah jurang pemisah, justru akan semakin menguatkan ikatan kita sebagai keluarga.

Selamat berbahagia bersama keluarga baru, semoga pernikahannya sakinah mawaddah warohmah dan membawa berkah berlimpah. Menjadi suami idaman, teladan, seperti yang diharapkan.



Jakarta, 19 April 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar